Nenek 100 Tahun Panjang Umur karena Doyan Ngegame

Label: ,

Nenek tersebut, Kathleen Connell memilih menghabiskan waktunya selama 2 jam sehari untuk memainkan game yang mengasah otak dalam Nintendo DS Lite miliknya. Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan apa yang dilakukan kebanyakan kakek dan nenek lainnya.

Kit, panggilan akrab Kathleen, merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada Jumat (27/1) lalu. Pada usianya yang genap satu abad itu, Kit masih bisa hidup secara mandiri di Thornliebank, East Renfrewshire, terpisah dari anaknya.

Nenek satu cucu ini mengaku sangat gemar bermain permainan Nintendo yang bernama 'Brain Trainer'. Menurut permainan asah otak tersebut, usia mental Kit yang sebenarnya adalah 64 tahun, sama seperti usia putrinya, Pam. Wow!

"Benar-benar super. Saya tidak merasa lebih tua dari 80 tahun. Saya berusaha untuk membuat otak saya tetap aktif dengan bermain Nintendo. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa itu," tutur Kit seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (31/1/2012).

Kit yang pensiunan ini mampu hidup seorang diri meskipun kedua kakinya telah diamputasi. Dia menghabiskan hari-harinya dengan melukis di komputer ataupun bermain puzzle.

"Saya akan memainkannya di sore hari, kemudian saya istirahat sebentar dan minum teh, lalu saya akan kembali bermain Nintendo. Jika tidak ada acara televisi yang bagus, saya akan duduk selama 1 atau 2 jam untuk bermain game. Saya akan melakukan permainan asah otak dan mungkin saya juga akan belajar melukis," tuturnya.

"Saya tidak bisa berkata-kata banyak soal Nintendo ini. Namun, ini membantu otak saya seaktif mungkin di usia saya. Jika memang ada rahasia umur panjang, saya rasa itu adalah berpikir positif dan tetap menjaga pikiran Anda aktif," imbuh nenek yang bersemangat ini.

Sang anak, Pam Stewart menceritakan bahwa kegemaran ibundanya ini dimulai saat dirinya memberikan hadiah sebuah Nintendo saat ulang tahun Kit yang ke-96. Sejak saat itu, Kit pun seakan kecanduan bermain Nintendo. Bahkan dia membeli yang baru karena Nintendo pertamanya rusak. Pam sendiri takjub dengan keahlian ibundanya bermain Nintendo.

"Saya sangat bangga dengannya, dengan caranya untuk tetap aktif selama bertahun-tahun. Saya membelikannya (Nintendo-red.) sekitar 6 tahun lalu dan sekarang dia sudah memiliki banyak jenis game. Itu tentu saja tetap membuatnya cerdas," ucap Pam.

0 komentar:

Poskan Komentar