Penyebab Kepala Pusing saat Bangun Tidur

Label: ,

Hal ini ada hubungannya dengan pelebaran pembuluh darah. Saat tidur, badan menjadi rileks demikian juga dengan otot pembuluh darah. Pembuluh darah yang melebar dapat menyebabkan pusing. 
Selain itu, tekanan darah saat bangun tidur sedikit lebih tinggi, hal ini dapat juga menjadi penyebab keluhan anda.

Ada baiknya saat bangun tidur, kamu tidak langsung bangkit tiba-tiba, melainkan duduk beberapa saat terlebih dahulu.

Penyebabnya :



  • Kecemasan.
Ketika Anda merasa cemas yang ekstrim, Anda akan cenderung merasakan sakit kepala.
 
  • Cahaya Silau.
Relaksasikan mata Anda. Cahaya yang terlalu menyilaukan baik dari paparan sinar matahari, cahaya lampu, hingga monitor TV atau komputer menyebabkan tekanan pada otot mata Anda, sehingga menyebabkan sakit kepala.

  • Pola Tidur dan Makan.
Beri perhatian tentang kapan Anda harus makan dan kapan Anda harus tidur. Melewatkan makan pagi atau berpuasa tanpa adanya persiapan bisa menyebabkan Anda sakit kepala. Terutama bagi Anda yang memutuskan untuk tidak mengonsumsi apapun dan tidur kurang atau lebih dari 7-9 jam perhari. Pola tidur Anda, termasuk tidur siang, sangat penting.

  • Obat-obatan.
Beberapa pengobatan yang Anda lakukan bisa menjadi serangan potensial bagi Anda untuk terkena sakit kepala. Jika Anda merasa sakit kepala yang Anda rasakan sebagai efek samping pengobatan sangat mengganggu, tanyakan dokter Anda untuk mengganti obat tanpa atau dengan efek samping yang lebih ringan.

  • Aktivitas Fisik.
Betapa latihan fisik yang berat dapat membuat otot di kepala, leher, dan bahkan kulit kepala membutuhkan darah lebih untuk sirkulasi. Hal ini dapat membuat pembuluh darah Anda membengkak. Hal inilah yang disebut dengan sakit kepala exertional.

  • Hormon.
Untuk wanita yang sedang mengalami siklus haid, sakit kepala dan migrain merupakan hal yang berkaitan dengan tingkat hormon estrogen di dalam tubuh. Jika hormon estrogen dalam tubuh Anda fluktuatif, maka kemungkinan diserang sakit kepala akan terjadi pada Anda.

  • Terapi.
Terapi yang sangat bermanfaat yang dapat anda dapatkan melalui pelayanan terapis yaitu Bekam, Akupunkture, Akupressure dan refleksi.

  • Berolah-raga.
Seminimal mungkin anda dapat berolah-raga 3 kali dalam seminggu, agar dapat memperlancar aliran darah dan sistem persarafan tubuh.

0 komentar:

Poskan Komentar